차움 공식 네이버 블로그

2026-06-03

Maksimalkan Efisiensi Mitokondria! Pulihkan Energi Kulit dengan Cell-Booster

Mito Cell-Booster dari Chaum memulihkan vitalitas kulit dengan memanfaatkan mitokondria untuk meningkatkan produksi ATP dan memperbaiki tanda penuaan dari tingkat sel.

Maksimalkan Efisiensi Mitokondria! Pulihkan Energi Kulit dengan Cell-Booster

Ada saatnya ketika kulit terasa tidak lagi sama seperti dulu meskipun telah dirawat secara rutin.

Bahkan setelah menghidrasi kulit, kekeringan segera kembali, dan meskipun telah menjalani prosedur kecantikan yang dianggap bagus, efeknya tidak bertahan lama.

Para ahli menyebutkan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah melemahnya fungsi sel kulit.

‘Mito Cell-Booster’ dari Chaum adalah metode representatif yang membantu memulihkan vitalitas sel yang menurun.

Mito Cell-Booster adalah prosedur penguat sel (cell booster) pertama dari Chaum yang didasarkan pada keahlian teknologi sel selama 40 tahun dari CHA Hospital dan CHA Bio Group. Dengan memanfaatkan mitokondria, prosedur ini memperbaiki penurunan energi sel yang dianggap sebagai penyebab mendasar penuaan kulit, serta meningkatkan kemampuan kulit untuk pulih dengan sendirinya. Mitokondria adalah organel yang menghasilkan ATP (Adenosine Triphosphate), zat energi di dalam sel. Jika fungsi mitokondria menurun, berbagai gejala penuaan seperti ▶penurunan elastisitas ▶pigmentasi ▶timbulnya kerutan ▶kulit kering dapat muncul, bersamaan dengan peningkatan reaksi peradangan dan penurunan kemampuan penyembuhan luka.

Prosedur ‘Platelet-Rich Plasma (PRP)’ yang sudah ada sebelumnya adalah metode yang membatasi penggunaan mitokondria hanya pada trombosit. Setelah darah pasien disentrifugasi, hanya trombosit yang terkumpul di lapisan tengah yang digunakan, sementara sebagian besar plasma di lapisan atas dibuang. Sebaliknya, Chaum memperhatikan bahwa mitokondria melimpah tidak hanya di trombosit tetapi juga di plasma, sehingga menjadi yang pertama di Korea yang memanfaatkan trombosit dan plasma secara bersamaan. Selain itu, dengan menggunakan reagen khusus, mitokondria yang mungkin hilang selama proses sentrifugasi dikonsentrasikan secara efektif, memaksimalkan efisiensi sumber daya energi yang dikirim ke sel kulit.

Prosedur dilakukan dengan mengambil darah pasien sendiri, melakukan sentrifugasi untuk menstabilkan mitokondria, lalu menyuntikkannya langsung ke kulit. Mitokondria yang disuntikkan diserap ke dalam sel kulit untuk membantu perbaikan kondisi kulit yang mendasar seperti aktivasi produksi ATP ▶stimulasi produksi kolagen dan elastin ▶perbaikan pigmentasi ▶meredakan peradangan kulit. Selain itu, dengan memperkuat stamina dasar sel kulit, efek dari prosedur kulit lainnya seperti lifting atau laser dapat muncul lebih stabil dan bertahan lebih lama.

Profesor Jin Seok-in dari Klinik Bedah Plastik Kulit Chaum, yang melakukan prosedur Mito Cell-Booster, mengatakan, ‘Mito Cell-Booster adalah prosedur yang melampaui perbaikan jangka pendek untuk menciptakan lingkungan di mana kulit dapat pulih dengan sendirinya. Melalui pemulihan energi sel, kita dapat mengharapkan efek perbaikan kulit yang lebih mendasar.’


Apa itu prosedur Mito Cell-Booster?

Mito Cell-Booster adalah prosedur penguat sel baru yang diperkenalkan oleh Chaum berdasarkan keahlian teknologi sel selama 40 tahun dari CHA Hospital dan CHA Bio Group. Prosedur ini berfokus pada penyelesaian masalah ‘penurunan energi sel’ yang merupakan salah satu penyebab mendasar penuaan kulit. Tujuannya adalah untuk mengembalikan vitalitas sel kulit menggunakan mitokondria dan membangun kekuatan kulit untuk pulih dengan sendirinya.

Apa hubungan antara penuaan kulit dan ‘mitokondria’?

Mitokondria berperan seperti ‘pabrik energi’ yang menghasilkan energi di dalam sel tubuh kita. Pabrik ini menghasilkan zat energi yang disebut ATP, dan jika fungsi mitokondria menurun, produksi energi pun berkurang. Akibatnya, berbagai fenomena penuaan seperti penurunan elastisitas, pigmentasi, kerutan, dan kekeringan muncul pada kulit, serta masalah seperti peningkatan reaksi peradangan atau luka yang sulit sembuh dapat terjadi. Dengan kata lain, penurunan vitalitas sel dapat menjadi penyebab langsung penuaan kulit.

Apa bedanya dengan prosedur PRP konvensional?

Baik PRP maupun Mito Cell-Booster menggunakan darah pasien sendiri, namun terdapat perbedaan dalam cara memanfaatkan mitokondria. Jika PRP (Platelet-Rich Plasma) adalah metode yang hanya memisahkan trombosit dari darah dan membuang sebagian besar plasma yang mengandung mitokondria, prosedur Mito Cell-Booster memperhatikan bahwa mitokondria melimpah baik di trombosit maupun plasma. Keunggulannya adalah penggunaan reagen khusus untuk mengonsentrasikan mitokondria yang mungkin hilang selama proses sentrifugasi secara efektif, sehingga memaksimalkan efisiensi energi yang dikirim ke sel kulit.

Apa efek utama dari Mito Cell-Booster?

Signifikansinya terletak pada penguatan stamina dasar kulit di luar perbaikan jangka pendek. Mitokondria yang disuntikkan ke kulit melalui prosedur ini diserap ke dalam sel untuk mengaktifkan produksi energi. Ini membantu perbaikan kondisi kulit yang mendasar seperti stimulasi produksi kolagen dan elastin, perbaikan pigmentasi, dan peredakan peradangan kulit. Lebih jauh lagi, ketika stamina dasar sel kulit menjadi kuat, ini menciptakan lingkungan di mana efek dari prosedur lain seperti lifting atau laser muncul lebih stabil dan bertahan lebih lama.

(Sumber: JoongAng Ilbo https://www.joongang.co.kr/article/25410160)

Like